Penembakan di Langkat Belum Terungkap, Anak Korban Minta Perhatian Presiden
Karena hingga saat ini kasus penembakan mantan anggota DPRD Langkat Paino (47) belum juga terungkap, anak korban Rika memohon perhatian dan keperdulian Presiden RI Joko Widodo, Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak dan Kapolres Langkat AKBP Faisal Rahmat Husein Simatupang.
"Saya anak dari bapak Paino, korban kasus penembakan yang terjadi di Desa Besilam Bukit Lembasa, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Kamis (26/1/2023) lalu," kata Rika melalui telepon seluler, Kamis (11/2/2023).
Menurutnya, harapan atas perhatian Presiden dan Kapolda Sumut itu diminta karena hingga saat ini pelaku penembakan ayahnya belum ditangkap dan diungkap dengan tuntas.
"Kami berharap bapak Presiden, bapak Kapolda dan Kapolres, agar penembakan itu bida diungkap sejelas-jelasnya, sehingga para pelaku dapat ditindak dan dihukum dengan hukuman setimpal," harapnya.
Menurutnya, korban merupakan sosok orang yang baik, tak pernah mengganggu orang lain. Karena itu, pihaknya menilai aksi penembakan tersebut sangat tidak berperikemanusian.
Terpisah, Anggota DPRD Sumut Dapil Binjai-Langkat Zainuddin mengaku sangat prihatin dengan peristiwa penembakan yang menewaskan korban itu. Menurutnya, aksi penembakan saat ini semakin merajalela.
Zainuddin menduga, pelaku penembakan terhadap Paino merupakan komplotan yang sama seperti peristiwa pada tahun 2021 lalu dengan tersangka berinisial TG. Saat itu jaksa penuntut umum hanya menuntut tersangka dengan 6 bulan penjara, sedangkan hakim memvonis 3 bulan penjara.
"Diharapkan, dalam kasus ini ditunjuk jaksa dan hakim yang bertindak tegas. Jangan sampai hal serupa terulang kembali. Saya akan wakafkan kemampuan dan ilmu pengetahuan untuk mengawal kasus ini," tegasnya.
sumber: hariansib






Komentar
Posting Komentar